Salam Lestari...!!!  Setelah beberapa waktu yang lalu kita vakum untuk pendakian karena beberapa gunung yang rawan kebakaran ditutup...

Mendaki di Musim Hujan, Persiapkan dulu yuk!!!

Salam Lestari...!!! 

Setelah beberapa waktu yang lalu kita vakum untuk pendakian karena beberapa gunung yang rawan kebakaran ditutup, sekarang lah saatnya persiapan fisik lagi untuk mendaki. FYI, gunung-gunung di Jawa Tengah sudah mulai dibuka kembali untuk pendakian kecuali gunung Lawu yang terkena efek kebakaran paling parah sehingga dikhawatirkan akar-akar pohon yang terbakar tidak mampu mencengkeram bebatuan di sekitar jalur pendakian dan menyebabkan longsor, jadi untuk gunung Lawu tidak ditentukan sampai kapan jalur pendakian akan mulai dibuka kembali. back to topic, karena jalur-jalur pendakian sudah mulai dibuka kembali maka ga ada salahnya kalo kita kembali menjenguk puncak gunung yang sudah dirindukan dengan tetap mempersiapkan segala sesuatunya. apa saja yang perlu disiapkan untuk mendaki gunung di musim hujan ini? simak tips-tips dari mimin yak. ^_^ 


1. Persiapkan Fisik dan Mental Lebih Prima
Hal paling mendasar dari olahraga ini adalah persiapan fisik yang matang. Di Musim penghujan ini, kalian akan menghadapi cuaca yang lebih ekstrim di jalur pendakian. Untuk awal musim hujan bahkan bisa terjadi badai dan hujan es di atas sana. Maka pastikan kalian sudah melakukan persiapan fisik dengan rutin joging di pagi hari minimal seminggu tiga kali dengan durasi waktu minimal 30 menit. selain itu, latihlah kembali otot-otot dengan push up, sit up, angkat beban dan olahraga lainnya. selain itu, konsumsi vitamin C untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh kita. 

2. Manajemen Perjalanan
Pilihlah tujuan pendakian dengan bijak, Jangan memaksakan diri untuk memilih gunung yang memiliki jalur berbahaya untuk dilalui saat musim hujan. pilihlah gunung yang jalur pendakiannya tidak terlalu panjang dengan akumulasi jarak pergi dan pulang tak lebih dari 15 Km agar kalian bisa mendaki tek-tok dan tidak bermalam. Bermalam di gunung dengan tenda yang tidak dipasang dengan benar saat curah hujan sedang tinggi membuat tidak nyaman dan rentan terkena hypotermia. 
Selain memilih gunung, mengetahui kondisi jalur pendakian juga penting, ada baiknya kamu atau teman seperjalananmu sudah pernah mendaki jalur pendakian yang telah dipilih. dengan pengetahuan tentang kondisi jalur maka kalian sudah mengetahui di mana lokasi yang tepat untuk beristirahat, mendirikan tenda atau lokasi terdekat untuk berlindung jika terjadi badai. Jangan termakan ambisi untuk menaklukkan alam dengan mendaki tanpa manajemen perjalanan, pendaki yang baik pasti paham keselamatan diri dan tim adalah prioritas utama.
Pastikan peralatan kalian siap tempur. ceklist peralatan yang akan kalian bawa terutama pastikan tenda berteras (vestibule) dan tidak ada kebocoran. siapkan kanebo, jas hujan, flysheet, dan bungkus semua pakaian ganti dan sleeping bag dengan plastik double untuk mengantisipasi kebocoran pada tas carrier. jangan lupa untuk menyiapkan jas hujan di bagian Carrier paling mudah dijangkau. Gunakan sepatu waterproof dan gaiter dan siapkan sandal untuk cadangan.

3. Update Info Cuaca Terakhir
Selalu memantau perkembangan dari info cuaca terakhir. Ga ada salahnya kalian ngepoin situs BMKG ini atau pasang aplikasi AccuWeather di ponselmu. dari situs dan aplikasi tersebut, paling tidak kalian mendapat gambaran cuaca di daerah yang akan kalian datangi karena cuaca di gunung sulit diprediksi. Pastikan info cuaca di basecamp pendakian dengan tanya kepada petugas cuaca satu minggu terakhir. Jika kondisi buruk / badai maka jangan ragu untuk membatalkan atau menunda satu hari pendakian. lebih baik kecewa daripada terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

4. Dalam Pendakian
Setelah  mengetahui cuaca terkini dari pos pendakian yaitu kapan biasanya waktu hujan turun, kita akan mengetahui keadaan cuaca di gunung tersebut. dari situ bisa kita siasati kapan kita akan mulai pendakian, pagi-siang-sore atau malam hari meskipun kadang seharian hujan di gunung tidak berhenti. jika dalam pendakian dihadang cuaca yang memburuk, sebaiknya segera berhenti dan berteduh dengan menghindari daerah lapang dan pohon yang berdiri sendiri yang rawan dari sambaran petir 

5. Penutup
Setiap resiko dalam beraktivitas di alam bebas bisa dihindari jika sudah dipersiapkan dengan matang, termasuk mendaki di musim hujan. hal terpenting yang harus diingat adalah keselamatan dalam pendakian merupakan tujuan yang paling utama. jadi, jika kondisi sudah tidak memungkinkan sebaiknya hindari memaksakan diri dan lebih baik pulang berkumpul dengan keluarga tercinta yang menanti.

Salam Lestari...!!!

0 comments: